Seru!! SDII Al-Amin Ajak Murid Kelas 1 Studi Kenal Alam Lingkungan di BMKG Karangkates

0
300

Inspirasi Pendidikan – Studi kenal alam lingkungan bagi sebuah lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah, sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut adalah untuk mengenalkan pengetahuan luar kelas atau sekolah kepada peserta didik. SDII Al-Amin misalnya, sekolah yang bertempat di Kecamatan Sumberpucung itu selalu mengagendakan rutin studi kenal alam lingkungan ataupun kelas alam di berbagai situs yang ada. Terbaru, SDII Al-Amin mengajak para siswa kelas 1 mengunjungi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di Karangkates, Kabupaten Malang, Sabtu (26/08/2017).

Rombongan langsung disambut oleh Kepala BMKG, Musripan, S.E., diruang pertemuan kantor. Sebanyak 16 murid kelas 1 SDII Al-Amin diajak belajar bagaimana mengenal gempa bumi, mengenal berbagai alat deteksi gempa, dan diajak melihat teropong bintang. Musripan menjelaskan kepada para murid bahwa penting untuk mengetahui informasi tentang gempa.

“Adik-adik, sangat penting untuk mengetahui informasi tentang gempa karena dengan mengetahui informasi sejak awal, kita bisa menyelamatkan diri dan orang lain”, jelas Musripan kepada murid-murid SDII Al-Amin.

Pada kesempatan itu, murid-murid yang didampingi oleh tiga guru seperti Rizki Anis, Laila dan Firza diajak melihat berbagai alat dan komponen yang digunakan dalam mendeteksi gempa oleh staf BMKG Karangkates. Umi Eka Sabrina misalnya, ia menjelaskan berbagai alat seperti alat digital, thermometer, penakar hujan, pengukur penguapan dan anemometer. Kemudian, oleh rekannya Dana Ristanto juga mengajak 16 murid SD melihat teropong bintang di depan kantor.

Respon positif diberikan dari BMKG atas adanya studi kenal alam lingkungan ini. Menurut informasi yang dihimpun dari salah satu staf, di Malang raya masih jarang sekolah-sekolah yang mau belajar tentang potensi bencana alam di BMKG. Menurut Agus Purwantono, sebenarnya kami sangat senang sengan kegiatan seperti ini.

“Kami selalu mengizinkan kegiatan studi lapangan ini. Dengan ini, dapat membantu sosialisasi awal terhadap bagaimana mengantisipasi adanya bencana, utamanya gempa yang sering terjadi di Indonesia”, pungkas Agus.

Masih Agus, ia juga menghimbau kepada para peserta bahwa penting untuk menjaga lingkungan. “Mari semua kita menjaga alam dan lingkungan karena lebih baik belajar sejak dini, minimal dengan menanam tumbuh-tumbuhan”, himbaunya. (cha)

loading...