Di Tengah Pandemi Kreativitas Guru SD Pusingkan Juri

0
24

Malang, IP – Nastiti Rahajeng, S.Pd. dari SD Negeri Lowokwaru 4 Kota Malang akhirnya keluar sebagai juara pertama Lomba Video Kreatif Guru SD se Jawa Timur dan berhak mendapat uang tunai sebesar Rp 1,5 juta.
Seperti diketahui, selama dua minggu (7 – 15 September) panitia Lomba Video Pembelajaran Kreatif Online Guru SD se-Jawa Timur yang digelar oleh Pusat Studi Molekul Cerdas Berbasis Sumber Genetik Alami (Smonagenes) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya (LPPM UB) ini menerima 28 video.
Nastiti yang berhasil menyingkirkan 27 video karya peserta lainnya ini kaget campur gembira dengan prestasi yang diraihnya ini berharap lomba video kreatif bahan ajar tingkat SD seperti ini sering diselenggarakan ditengah pandemi covid 19.
“Lomba ini sebagai ajang kreativitas guru SD sekaligus sebagai wadah mengembangkan pembelajaran kreatif bagi peserta didik dimasa pandemi menggunakan media video,” ujarnya.
Wanita berjilbab ini mengakui sejak pandemi, sebagai guru dituntut mampu mengeluarkan ide-ide kreatif dan memproduksi video-video sebagai bahan ajar di sekolah.
Ketua Juri Prof. Fatchiyah Ph. D mengaku sempat dibuat pusing, karena kreativitas peserta lomba cukup tinggi. “Tidak hanya menarik bagi penonton dalam hal ini peserta didiknya tetapi penyampaian materinya juga mudah dipahami dan kualitas gambarnya sabgat bagus,” ujarnya.
Adapun indikator penilainya antara lain, kesesuaian video dengan tema lomba, kesesuaian durasi video, menarik atau tidaknya materi yang disampaikan, kreativitas, kejelasan materi yang disampaikan, orisinalitas video dan teknik pengambilan gambar. “Dari indikator yang ditentukan, beberapa peserta mendapat nilai yang sama, sehingga juri sempat dibuat pusing untuk menentukan pemenang,” terangnya.
Fatchiyah menuturkan lomba yang baru pertama kali digelar ini tidak membatasi peserta baik perorangan maupun tim.
Sementara Ketua Pusat Studi Smonagenes Anna Safitri Ph.D, menambahkan lomba video kreatif merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas).
Dikataka saat pandemi kegiatan Pengmas yang seharusnya terjun ke masyarakat akhirnya dialihkan dengan menggelar lomba video pembelajaran untuk guru SD
pengumuman pemenang yang dilksanakan di Ruang Smonagenes Lantai 3, Gedung Institut Biosains UB ini disampaikan 4 pemenang dan 6 finalis.
Untuk pemenang juara satu mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 1.500.000, pemenang juara dua dari Tim SD Laboratorium UM Kota Malang mendapatkan Rp. 1.000.000 juta.
Juara tiga dari Tim SD Islam.Nurul Izzah Kota Malang mendapat uang tunai Rp. 750.000 dan juara favorit mendapat Rp. 500.000, sedanhkan untuk 6 finalis masing – masing mendapat Rp.100.000.
Selain uang tunai para finalis juga mendapatkan sertifikat penghargaan dan Buku Nutrigenomik karya Prof. Fatchiyah, Ph.D. (was/sap)

Loading...