Tak Perlu Takut, Nakes Paham Imunisasi

by
Foto : Ist Petugas dari Dinkes Kota Batu mengenakan menggunakan APD level 1, yaitu masker dan sarung tangan saat penanganan imunisasi.
Foto : Ist Petugas dari Dinkes Kota Batu mengenakan menggunakan APD level 1, yaitu masker dan sarung tangan saat penanganan imunisasi.

Imunisasi di sekolah merupakan program wajib dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dilaksanakan dalam bulan imunisasi yang dikenal dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Kendati dalam masa pandemi Covid-19, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, mengaku tidak mengalami kendala dalam pelaksanaan program rutin itu.
Disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati, memang ada sebagian kecil orangtua murid yang tidak setuju BIAS dilaksanakan dalam masa pandemic. Namun, secara umum BIAS berjalan lancer, meski secara efektivitas waktu menjadi lebih panjang.
“Mengenai pro kontra dari orangtua di masa pandemi ini jelas ada. Namun untuk di Kota Batu bisa terbilang sedikit sekali. Sebelum dilaksanakan BIAS, kami mengirimkan surat persetujuan dari orangtua siswa melalui pihak sekolah. Tujuannya agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” jelas Susan.
Selama pelaksanaan BIAS, Susan mengatakan, di saat pandemi pelaksanaannya sedikit panjang karena harus menerapkan protokol kesehatan yaitu phisycal distancing. “Petugas menggunakan APD level 1, yaitu masker dan sarung tangan selama melakukan penanganan imunisasi terhadap pelajar. Sasarannya adalah dari siswa kelas 1 diberikan imunisasi Measles and Rubella (MR) dan Dt, sedangkan siswa kelas 2 dan kelas 5 mendapatkan imunisasi lanjutan dari difteri dan tetanus (TD),” ungkap dokter berkacamata itu.
Pelaksanaan BIAS dilakukan sejak bulan Agustus lalu hingga bulan November 2020. “Imunisasi adalah hak semua anak. Wajib bagi kita untuk memenuhinya.
Terlebih saat masa pandemi ini. Selain mencegah penyakit Covid-19, kita juga harus memikirkan jangan sampai anak-anak terserang penyakit lain yang sama bahayanya dengan covid. Terutama penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi,” tegas Susan.
Ketua Komite Sekolah SDN Junrejo 1 Batu, Sumakri, menjelaskan jika imunisasi sedang dibutuhkan para siswa, terutama saat pandemi seperti saat ini. “Tidak perlu takut tertular Covid-19.
Para tenaga kesehatan (nakes) pasti sangat paham prosedur yang benar saat melakukan penanganan BIAS kepada siswa. Justru dalam kondisi ini, imunitas anak wajib diperhatikan dan dilakukan pencegahan,” pungkas dia. (doi)