Mahasiswa UMM Bikin Kampung Bayam

by

Malang, IP– Setelah berhasil mewujudkan Kampung Warna-warni, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menciptakan Kampung Bayam. Menggandeng 400 anggota PKK, 5 mahasiswa UMM yang melaksanakan program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menanam sayuran bayam.
Kelima mahasiswa itu adalah Nayunda Intan, Melinda Suryani, Selvi Fingki, Ike Meilani, dan Aulia Nabila. Mereka menanam bayam di lahan tidur milik warga.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya perlindungan saat pandemi untuk selalu mengonsumsi sayur-sayuran, agar daya tahan tubuh selalu optimal. Juga dapat membantu ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan di Dusun Tanjung, Desa Banjararum RT 05 RW 11, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Dosen pembimbing lapangan kegiatan ini adalah Tri Wahyu Oktavendi.
Nayunda Intan, koordinator desa, berharap lahan warga yang belum dimanfaatkan bisa dialihkan untuk penanaman bayam secara massif. Selain kandungan zatnya bagus, hal ini juga dapat membantu mengampanyekan ketahanan pangan ke masyarakat.
“Untuk itu, kami sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat ini dengan semangat akan mewujudkan kampung bayam di RT 05 Desa Banjararum. Sayur bayam ini memiliki kandungan kalsium, purin, dan zat besi yang tinggi. Kegiatan ini kami lakukan bersama warga,” ungkap Nayunda.
Seperti diketahui, pengabdian masyarakat ini dilaksanakan mulai 3 Agustus sampai 6 September 2020. Penanaman bayam dilakukan di lahan toga warga dan media polybag. Selain itu juga secara hydroponik dengan memanfaatkan gelas plastik dan sterofoam untuk mengurangi limbah plastik.
Menurut Nyunda, mereka milih bayam karena pertumbuhannya cukup cepat. Penanaman dan perawatannya sangat mudah. Bayam dapat dipanen sekitar 1 bulan lebih seminggu. “Setelah kegiatan kami selesai akan dipantau warga sendiri. Karena kami sifatnya rutin memberi edukasi dan pelatihan terkait budidaya tanaman yang baik,” terangnya mewakili empat mahasiswa lain.
Made, warga setempat, mengapresiasi program mahasiswa PMM UMM. Warga berharap lebih banyak kampus yang kemudian bersinergi bersama masyarakat untuk menciptakan inovasi-inovasi di tengah krisis karena pandemi.
“Terimakasih Smoga kegiatan ini sangat bermanfaat. Harapan kami banyak kampus yang terlibat dalam kegiatan semacam ini,” ucap Made. (sap)