Meski Pandemi, Bosda Tetap Cair

by

BATU, IP – Mesk pembelajaran selama pandemi berlangsung di rumah dengan metode online, bantuan operasional sekolah (BOS) masih bisa dirasakan para pelajar di Kota Batu. Pemkot Batu menganggarkan Bosda dari APBD setiap tahun, tidak terkecuali saat pandemi Covid-19.
Sekolah gratis itu mulai diberikan kepada pelajar sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP), dan madrasah tsanawiyah (MTs).
Menurut Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, meski pembelajaran selama pandemi berlangsung di rumah, Bosda bisa dimanfaatkan untuk membeli kuota. Sebab, kuota itu untuk keberlangsungan proses belajar mengajar secara daring .
“Bosnas dan Bosda tetap diberikan. Supaya proses belajar mengajar dari sekolah ke rumah Lanjut ke hall 11…
lewat daring berjalan lancar dengan menyiapkan bantuan kuota paket data yang cukup,” jelas Dewanti Rumpoko, Senin (24/8/2020).
Kuota itu, lanjut dia, diberikan sebagai salah satu pengganti program pemberian nutrisi tambahan yang biasanya diberikan Pemkot Batu kepada seluruh sekolah dalam bentuk susu dan makanan sejak tahun 2015. “Karena tahun ini ada pandemi, jadi program ini tidak ada. Diganti dengan kuota itu. Kalau tahun depan memungkinkan tentunya program itu tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya untuk menunjang gizi pelajar,” jelas Dewanti.
Sementara itu, pada akhir tahun ini dan tahun mendatang, Pemkot Batu juga berencana menambah satu SMP negeri sesuai kebutuhan masyarakat. “Hadirnya sekolah ini, tentunya untuk menunjang pelajar agar tidak menempuh jarak cukup jauh untuk ke sekolah. Pendidikan gratis sudah dari dulu, bukan hal baru.
Sudah merupakan sebuah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah.
Sedangkan untuk sekolah gratis SMA/SMK sudah tidak dapat diberikan lagi, sebab sudah diambil alih oleh Provinsi Jawa Timur,” tandas dia. (doi)