Unisma Launching Madrasah Diniyah

0
211

MALANG, IP – Rektor Unisma Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si mengapresiasi launching Madrasah Diniyah dan program kajian kontemporer, di Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (Unisma), Jumat (22/1). Kegiatan ini disertai dengan santunan kepada puluhan anak yatim.

“Dengan dua program ini, maka keberadaan Masjid Ainul Yaqin semakin akan bermakna bagi Unisma dan lingkungan sekitar.

Inilah yang kami tunggu-tunggu. Karena masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat, pusat pendidikan, pusat budaya dan peradaban,” paparnya.

Masykuri mebambahkan, sejauh ini kegiatan ibadah, kajian pendidikan dan pemberdayaan sudah berjalan di Masjid Unisma.

Namun hal itu, juga perlu lebih dikembangkan pada bidang budaya dan peradaban. Inovasi dan kreati­vitas cemerlang juga diperlukan dari para pengurus takmir, santri Pondok Pesantren Ainul Yaqin dan Civitas Akademika Unisma pada umumnya.

“Masjid sebagai pusat pengembangan ummat dari berbagai sisi. Maka perlu adanya inovasi agar fungsi masjid bisa optimal. Orang yang berilmu dan yang didasari dengan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil Alamin, sangatlah langka.

Maka perlu dilestarikan oleh ­Madrasah Diniyah Masjid Ainul ­Yaqin,” jelas dia.
Sementara itu, mengenai kajian kontemporer, minggu depan akan dimulai.

Dalam kajian itu, tentunya mengangkat isu-isu terkini dari berbagai bidang dengan pemateri dari Dosen Unisma.

“Segala sesuatu ada jalannya. Dan jalan menuju surga adalah ilmu. Ilmu harus di-update.
Untuk meningkatkan kualitas takwa dan kualitas hidup kita,” pungkasnya. (doi)