Berikut yang Wajib Sekolah Perhatikan Saat PTM Terbatas

0
319
Hadi Sutikno Kepala Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang menjelaskan persiapan sekolah saat PTM terbatas. (Foto: Wahyu Setiawan/IP).

Kab Malang, IP – Sekolah di wilayah Kabupaten Malang, saat ini telah memasuki fase Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Dalam fase ini, tentunya masing-masing sekolah perlu menyiapkan berbagai hal.

Menurut Kepala Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang, Hadi Sutikno Spd MM, pertama setiap lembaga sekolah harus membuat surat wewenang kepada gugus tugas tingkat desa.

“Lalu yang perlu disiapkan lagi adalah surat pernyataan ijin orang tua, yang menyatakan bersedia bahwa anaknya akan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Itu berdasarkan surat edaran kepala dinas,” tegasnya, Kamis (4/11/2021).

Baca Juga: Masa PTM Terbatas, Penilik Kecamatan Ngajum Rutin Monitoring KB dan TK

Saat ditemui Inspirasi Pendidikan, Hadi meneruskan, sekolah juga harus menyiapkan tempat cuci tangan, pengukur suhu, serta menyediakan buku catatan untuk mendata kondisi suhu para siswa. Dengan demikian diharapkan tidak ada siswa yang terpapar Covid-19.

“Di wilayah Wonosari, anak belum datang petugas sudah siap di sekolah untuk mengecek suhu tubuh siswa, kemudian di tulis di buku catatan, paling tidak kita tahu rekam suhunya,” imbuh Hadi.

Selain itu, pihaknya juga memberi batasan jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran luring di sekolah sebesar 50%. Itu diambil dari total siswa per kelas dengan sistem bergilir. Artinya ketika total siswa dalam satu kelas 30 orang, maka yang boleh mengikuti luring maksimal 15 siswa saja, dan sisanya masuk pada hari berikutnya.

Baca Juga: Menjadi Guru Tidak Mudah, Ini Tantangan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Pembatasan lain juga terkait waktu dan lama pembelajaran, yang mana siswa mengikuti pembelajaran luring di sekolah sampai dengan hari Kamis saja. Sedangkan lama pembelajaran hanya berlangsung selama tiga jam.

Untuk pelaksanaannya sendiri, Hadi mengaku tidak ada jam istirahat, dan praktik olahraga sementara ditiadakan. Sebab itu, siswa yang baru datang ke sekolah langsung diarahkan masuk kelas dan harus memakai masker hingga jam pelajaran selesai. Baca berita selengkapnya di Tabloid Inspirasi Pendidikan