Trik SD Insan Amanah Kemas Pembelajaran Menyenangkan untuk Siswa

0
313

Malang, IP – Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang sudah terlaksana sekitar satu setengah tahun lamanya, membuat tidak sedikit siswa mengalami kebosanan dalam belajar.
Beruntung, Kota Malang yang mulai berangsur-angsur mengalami penurunan level PPKM, membuat sekolah di wilayah ini sudah bisa melaksanakan Pendidikan Tatap Muka (PTM) secara terbatas.
Dalam menjalankan metode PTM terbatas, SD Insan Amanah Malang memiliki trik tersendiri. Tujuannya, agar pembelajaran kepada siswa bisa dikemas dengan lebih menyenangkan.
Dengan menggunakan sistem hybrid learning (pembelajaran gabungan) antara pembelajaran online dengan offline, SD Insan Amanah tidak hanya memberikan pembelajaran akademik semata. Namun juga berbagai pembelajaran lain.
“Kami juga memberikan pembelajaran karakter, pembelajaran Islami, pembelajaran budaya sekolah, wawasan lingkungan, semua masuk ke hybrid learning,” tutur Kepala SD Insan Amanah, Dr Suhardini Nurhayati MPd.
Menurut Suhardini, hal tersebut dilakukan untuk mengatasi kebosanan bagi para siswa. Mengingat semua siswa, baru saja merasakan PJJ cukup lama, sekitar satu tahun setengah.
Selain itu, pihaknya hanya juga menghimbau kepada semua guru untuk tidak menyampaikan materi pembelajaran secara ceramah.
“Saya minta itu untuk diminimalisir,” tekannya.
Untuk memantau pembelajaran yang dilakukan oleh guru bagi para siswa, ia mengaku rutin melakukan supervisi satu semester sekali. Dilaksanakan dengan meninjau langsung menuju kelas-kelas saat proses pembelajaran terlaksana.
Suhardini menjelaskan, sistem hybrid learning berjalan dengan cara ganjil genap. Siswa masuk secara bergilir, untuk siswa yang mendapat jadwal luring di sekolah akan melakukan belajar tatap muka langsung bersama guru.
Sedangkan bagi siswa yang mendapat jadwal belajar daring di rumah, mereka tidak serta merta belajar sendiri. Namun tetap mengikuti zoom dari guru yang sedang menjalankan pembelajaran luring di sekolah tersebut.
“Yang di rumah dan di sekolah sama-sama bisa mengikuti pembelajaran. Gurunya dua arah, fokus ke anak-anak di kelas, sekaligus melihat ke anak-anak yang gabung zoom di LCD. Jadi share apa pun di sekolah, anak-anak di rumah juga tahu,” ujar Suhardini.Sebagai informasi, sebelum PTM terbatas terlaksana, SD Insan Amanah melakukan PJJ secara penuh dengan menggunakan Learning Manajemen System (LMS) dalam hal e-learning berbasis Microsoft.