Pembelajaran Tatap Muka Kota Malang, Madrasah Tetap Ikuti SE Walikota

0
126

Malang, IP – Setelah pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pendidikan (Guru) Jawa Timur, termasuk juga di wilayah Kota Malang. Pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah satu tahun ini harus tertunda karena pandemi Covid-19. Saat ini mulai mendapatkan lampau hijau untuk dilaksanakan kembali.

Hal ini terlihat dari kebijakan yang tertera pada SE (Surat Edaran) Walikota Malang Nomor 15 Tahun 2022, tentang Penyelenggaraan PTM Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 di Kota Malang. Pada SE tersebut sekolah-sekolah sudah diizinkan melaksanakan PTM terbatas mulai Senin (19/4).

Kebijakan pelaksanaan PTM dengan sejumlah syarat tertentu tersebut, tidak hanya boleh diterapkan untuk sekolah umum naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang saja. Melainkan juga madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kota Malang.

Menanggapi hal ini, Kepala Kementerian Agama Kota Malang Muchtar Hazawawi mengungkapkan, dalam pelaksanaan PTM terbatas di madrasah, pihaknya akan mengikuti SE Walikota Malang sembari mengecek kesiapan madrasah.

“Kami sama dan beriringan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, begitu ada keputusan bersama maka kami juga sudah menyiapkan. Untuk mulainya, coba kami mantapkan dulu persiapannya,” ujar Muchtar

Karena seirama dengan Disdikbud, jika sekolah mulai melaksanakan PTM terbatas pada Senin (19/4), maka madrasah pun juga akan melakukan hal yang sama. Meskipun jadwal resmi untuk madrasah belum pihaknya keluarkan.

“Prinsipnya, siswa yang masuk harus 50 persen dari kuota,” tambahnya
Menindaklanjuti PTM ini, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah terlebih dulu. Jika madrasah belum siap, maka pihaknya juga tidak akan memaksakan PTM. Selain itu untuk pelaksanaan kegiatan pondok Ramadan bagi peserta didik tetap dilakukan secara daring.

“Sekolah formalnya saja belum dilakukan secara penuh, maka kami ambil posisi aman saja dengan tetap daring,” pungkasnya. (was)