Sekolah Kandang Kambing, Salah Satu Sekolah Paling Disorot Sepanjang Tahun

0
7
image by ngalam.co

Inspirasi Pendidikan – Sekolah adalah tempat belajar mengajar yang setiap harinya selalu penuh dengan para siswa. Kondisi ruangan yang nyaman dan tenang menjadi salah satu faktor berkembangnya kemampuan siswa. Tapi, apa jadinya kalau sebuah sekolah tidak memiliki ruang yang layak untuk melakukan kegiatan belajar mengajarnya? Kondisi ini dialami oleh Sekolah Kandang Kambing. Sekolah Kandang Kambing atau yang biasa dikenal dengan nama pesantren kandang kambing adalah sebuah institusi pendidikan yang berfokus pada pendidikan agama.

Nama ini bukan diberikan tanpa arti. Pondok pesantren ini menggunakan bangunan bekas kandang kambing untuk dijadikan asrama bagi para santri yang ada disana. Bangunan bekas kandang ini juga tidak luas, hanya berukuran 3 x 1 meter saja. Dengan kapasitas ruangan yang tidak luas, tentunya pesantren ini hanya mampu memiliki 23 santriwan dan santriwati. Lokasi pesantren ini ada di dekat kaki Gunung Kawi.

Meskipun sederhana, ada banyak santri yang ingin mendaftar di pesantren ini. Calon santriwan dan santriwati ini berasal dari berbagai macam daerah di seluruh Indonesia. Banyak orang yang memandang remeh pesantren ini, tapi mereka mampu membuktikan bahwa pesantren ini memiliki kualitas pendidikan yang sangat bagus. Santriwan dan santriwati yang menjadi murid di pesantren ini mampu memiliki banyak hafalan al-qur’an dan mampu untuk melakukan sholat wajib dan sunnah tepat waktu. Kegiatan ini dilakukan di masjid pondok pesantren secara bersama-sama.

Pesantren unik ini diasuh oleh Kiai Agus Imam Bukhori. Kiai Agus memiliki metode unik yang bisa membuat para santrinya hafal Al Quran dalam waktu 12 bulan saja. Sistem itu dinamakan sistem setoran semakan. Bagi santri yang sudah hafal lebih dari 5 juz, maka harus mengulang hafalannya sebanyak 1 juz. Sedangkan santri yang hafalannya kurang dari 5 juz, cukup mengulang setengah juz saja. Metode ini berhasil menghasilkan hafidz hafidzah yang berbudi luhur dan juga mengamalkan ajaran dari Al Quran. Kondisi sebuah sekolah tentu tidak menjadi penentu dari kualitas pendidikan di dalamnya. (ff)

Loading...