Museum Zoologi Jadi Pilihan Guru Perdalam Materi Biologi

Ndaru (baju hitam berdiri) Guru Biologi Charis National Academy dampingi siswa belajar di Museum Zoologi. (Foto: Wahyu Setiawan/IP).

Malang, IP – Selain perpustakaan, museum juga menyimpan segudang pengetahuan sebagai sumber belajar. Saat berkunjung ke museum, masyarakat bisa belajar secara langsung dengan mengamati berbagai koleksi yang museum simpan.

Baca Juga: 

Museum Zoologi Frater Vianney Malang, Simpan 12 Ribu Koleksi Spesimen

Bung Edi Harap Sekolah Ajak Siswa Datang ke Museum

Museum Mpu Purwa, Sajikan Wawasan Sejarah Kota Malang

Berbagai Koleksi Museum Singhasari, Apa Aja?

Melalui berbagai fasilitas yang ditawarkan, museum pun kini semakin dilirik oleh sejumlah lembaga pendidikan sebagai salah satu tempat tujuan belajar. Tak terkecuali Museum Zoologi Frater Vianney.

Memiliki sekitar 12 ribu koleksi spesimen hewan, museum yang terletak di Jalan Mahameru VE7/10 Tidar ini sering mendapat kunjungan dari berbagai lembaga pendidikan. Baik dari Malang Raya, maupun dari luar Malang.

Sebagaimana pada Jumat (10/3/2023) ini, Museum Zoologi Frater Vianney mendapat kunjungan dari sejumlah siswa Charis National Academy Kota Malang. Dalam kunjungan ini, puluhan siswa tampak fokus menikmati setiap materi seputar evolusi dari pemandu museum.

Rahayu Ndaru Wardani SSi SPd Gr Guru Biologi Charis National Academy menuturkan, tujuannya mengajak siswa datang ke Museum Zoologi agar siswa memperdalam materi biologi seputar evolusi yang sudah dia ajarkan di sekolah.

“Di Biologi ada materi evolusi, salah satu sub babnya ada petunjuk evolusi, nah petunjuk evolusi itu ada empat, salah satunya variasi keberagaman jenis untuk organisme. Maka anak-anak kita ajak ke Museum Zoologi untuk mencari variasi keberagaman jenis itu secara langsung,” ucapnya.

Menurut Ndaru, belajar tidak hanya membaca dan mendengar materi di kelas. Melainkan juga dengan mengamati, berdiskusi, menemukan, dan melakukan praktik aktivitas secara langsung.

“Anak-anak butuh pemahaman yang maksimal, saya amati anak-anak itu lebih tertarik jika langsung praktik, tidak hanya teori,” tegasnya kepada Inspirasi Pendidikan.

Dari latar belakang tersebut, ia akhirnya memilih Museum Zoologi sebagai lokasi memberi praktik pembelajaran secara langsung. Apalagi Ndaru menilai museum menjadi lokasi yang tepat, karena Museum Zoologi menyimpan berbagai spesimen untuk siswa melakukan pengamatan.

Sementara itu, menurut Irwan Petugas Museum Zoologi Frater Vianney kunjungan ke museum bisa mencapai lima sekolah tiap bulannya. Dalam satu kunjungan, peserta yang ikut pun terbilang cukup banyak, yakni sekitar 30 sampai 150 siswa.

“Kami sangat senang karena ada sekolah yang memilih belajar bersama kami, ketika mungkin banyak sekolah memilih tempat yang lebih ‘wow’, ternyata ada beberapa sekolah yang Baca konten selengkapnya di Tabloid Inspirasi Pendidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News