Senin, September 7, 2026

Pasang Iklan Inspirasi Pendidikan
Beranda EDUKASI MALANG RAYA Belajar Jurnalistik Sekaligus Nilai Kehidupan, Siswa SDK Santa Maria II Malang Kunjungi...

Belajar Jurnalistik Sekaligus Nilai Kehidupan, Siswa SDK Santa Maria II Malang Kunjungi Asrama Santa Maria

0
Siswa Ekstrakurikuler Jurnalistik SDK Santa Maria II Malang melaksanakan kegiatan wawancara di di Asrama Santa Maria Malang. (Foto: Ist/IP)

Malang, IP – Peserta Ekstrakurikuler Jurnalistik SDK Santa Maria II Malang melaksanakan kegiatan pembelajaran kontekstual melalui kunjungan dan wawancara di Asrama Santa Maria Malang, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: 

 

Tiga Pelajar Malang Bersinar di Filipina, Bawa Pulang Juara dan Harapan

Revolusi Sunyi dari Malang, Strategi Terapan Mencetak SDM Siap Kerja

Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar langsung tentang nilai-nilai kehidupan sekaligus melatih keterampilan jurnalistik. Sebelum wawancara dimulai, para peserta mempersiapkan diri dengan doa bersama serta menyusun daftar pertanyaan yang akan diajukan.

Dalam wawancara tersebut, peserta bertemu dengan pimpinan asrama, Suster Emiliana SPM, yang akrab disapa Suster Emil. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai kehidupan yang dihidupi setiap hari di asrama meliputi hidup dalam doa, rasa syukur, memuliakan Tuhan melalui pembacaan firman dan renungan, serta kedisiplinan dalam belajar dan aktivitas harian.

Selain itu, siswa juga dibiasakan untuk taat aturan, memiliki semangat belajar, mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik, serta bertanggung jawab atas masa depan mereka.

Asrama Santa Maria Malang saat ini dihuni oleh 65 siswa yang terdiri dari 30 putra dan 35 putri yang menempati gedung terpisah. Dengan visi “Unggul, Kasih, dan Bermartabat”, asrama ini menjalankan misi pembentukan pribadi utuh yang berkarakter, profesional, serta mampu hidup dalam semangat kolaboratif, reflektif, dan inovatif.

Berbagai fasilitas seperti ruang belajar, ruang makan, ruang doa, taman asri, dan kamar tidur mendukung proses pembinaan tersebut, ditambah kegiatan rutin seperti belajar bersama, makan bersama, pembinaan iman, perayaan ekaristi, hingga program rekreasi.

Secara historis, asrama ini berdiri pada 20 Juli 1949 dengan tujuan awal membantu siswa SPG dari luar kota. Saat ini, asrama melayani siswa SMP dan SMA Santa Maria. Keseharian siswa diatur secara disiplin, mulai dari bangun pagi pukul 04.30 hingga istirahat malam, dengan rangkaian kegiatan seperti doa, belajar, makan bersama, hingga pengaturan penggunaan gawai.

Menurut Suster Emil, tantangan terbesar saat ini adalah penggunaan gadget, namun hal yang paling membahagiakan adalah melihat perubahan sikap siswa menjadi lebih baik.

Kepala Sekolah SDK Santa Maria II Malang, Sr. M. Marsiana SPM, menilai bahwa kegiatan ini sangat baik karena siswa tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga belajar nilai kehidupan secara nyata. Harapannya, mereka dapat meneladani kedisiplinan dan tanggung jawab yang ada di asrama.

Senada dengan itu, pembina ekskul jurnalistik, V. Catur Riyanti yang akrab dipanggil Yanti, mengatakan bahwa melalui wawancara langsung, siswa belajar menggali informasi, menyusun pertanyaan, dan menulis laporan secara runtut. Ini pengalaman belajar yang lengkap dan bermakna.

Salah satu peserta, Rachel Eirebe Athalia yang akrab disapa Rachel, mengungkapkan kesannya. Ia merasa senang bisa belajar langsung dari Suster. “Saya jadi tahu pentingnya disiplin, doa, dan tanggung jawab. Saya juga jadi lebih berani bertanya dan percaya diri saat wawancara,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, peserta ekskul jurnalistik tidak hanya mengasah kemampuan menulis, tetapi juga memperoleh inspirasi untuk menghidupi nilai-nilai kehidupan dalam keseharian mereka. (was)

Total Kunjungan: 326

Install Aplikasi Inspirasi Pendidikan di Ponselmu: Install Sekarang