AlRing, Alat Pembunuh Virus Inovasi Mahasiswa UB

0
57
Tim Universitas Brawijaya Malang pembentukan AlRing. (Foto: Ist/IP).

Malang, IP – Sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang membentuk inovasi alat penjernih udara bernama AlRings. Mereka juga melengkapi AlRings dengan pembunuh virus.

Alat sterilisasi yang bisa digunakan pada tempat tertutup atau sarana transportasi publik ini, terinspirasi akan kesadaran terkait keperluan udara bersih.

AlRings juga dipercaya dapat membantu mengurangi penyebaran virus Covid-19 di dalam ruang tertutup. Caranya dengan dilemahkannya virus saat masih berada di udara.

Salah satu anggota kelompok, Ihza Aulia Rahman menuturkan, AlRing terbentuk dengan menggabungkan teknologi filtrasi udara dengan sinar UV dan ozon. Tujuannya untuk menghasilkan udara yang bersih dan bebas virus.

Baca Juga: Meski Banyak Tantangan, Guru Tetap Layani Pendidikan dengan Maksimal

Ia meneruskan, pemakaian alat mulanya difokuskan di sekolah. Mengingat PTM terbatas sudah mulai terlaksana, namun masih ada kekhawatiran orang tua terkait penularan Covid-19.

“AIRings dapat mengurangi penyebaran virus,” tekan Ihza.

Dalam penyusunannya Ihza tidak sendiri. Ia ditemani mahasiswa dari Fakultas Teknik. Yakni Abdul Mudjib Sulaiman, Charis Maulana, dan Shafina Rifdhayanti Zein, dan dibimbing oleh Eka Maulana ST MT.

Sementara itu Mudjib menambahkan, AlRing merupakan kombinasi dari HEPA filter yang digunakan sebagai penjernih udara di kabin pesawat. Selain HEPA filter, alat ini juga menggunakan lampu UV-C yang dapat mematikan virus.

“AIRings juga dilengkapi dengan alat yang dapat memecah oksigen menjadi ozon. Penggunaan ozon dapat menghancurkan virus serta mengakibatkan kerusakan pada DNA dan RNA,” tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UM Kembangkan Cellspace

Dia menambahkan, pemberian ozon dalam AlRing dalam bentuk kabut dan harus diawasi. Perlu pengawasan, sebab jika ozon melebihi standar aman justru akan bermasalah pada pengguna.

Sedangkan untuk metode, menggunakan plasma tegangan tinggi yang dapat mengurangi aktivitas virus. Alat ini mampu menghisap udara dengan rentang masing-masing 14 meter ke kanan dan ke kiri, tanpa perlu menghitung jumlah orang di dalam ruangan tersebut.

Berkat inovasi ini, tim AlRing berhasil mendapat predikat Juara II PLN ICE, sebuah rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Listrik Nasional.

Dalam ajang tersebut, mereka juga berhasil memperoleh pendanaan untuk merampungkan penelitian dan uji tahap akhir, setelah bersaing dengan 400 tim inventor se-Indonesia.