Kuota Sekolah untuk SNMPTN 2021 Telah Keluar Akreditasi A 40 %, B 30 %, dan C Hanya 5 %

0
133

Bagi banyak siswa yang bertujuan meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi (PT), pengumuman tentang seleksi masuk, baik SNMPTN atau pun SBMPTN menjadi hal yang paling ditunggu.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan juga menantikan hal yang sama, agar bisa mempersiapkan para siswanya lolos dalam setiap tahapan seleksi masuk di PTN.
Pada akhir Desember lalu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan kuota siswa jalur SNMPTN untuk sekolah di seluruh Indonesia. Untuk Kota Malang, Sekolah Menengah Atas (SMA) favorit mendapatkan jatah kuota siswa sebesar 40 persen dari jumlah total tiap jurusan. Beberapa di antaranya adalah SMAN 3, SMAN 1, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 8.

Berdasarkan rilis jatah kuota SNMPTN di website resmi LTMPT. SMAN 8 Kota Malang dengan total siswa Jurusan Bahasa 23 orang, mendapat kuota sebanyak 10; Jurusan IPA dengan total 203 siswa mendapatkan kuota 82 siswa; Jurusan IPS dengan total siswa sebanyak 104 orang, jatah kuota SNMPTN sejumlah 42 siswa.

Kemudian SMAN 5 Kota Malang. Untuk siswa Jurusan IPS dengan total 77 orang, mendapatkan kuota sebanyak 31 siswa. Jurusan IPA mendapatkan kuota sejumlah 90 siswa dan Jurusan Bahasa mendapatkan kuota sebanyak 11 orang siswa.

Selanjutnya SMAN 4 Malang, yang juga mendapatkan 40 persen kuota SNMPTN. Memiliki rincian untuk Jurusan Bahasa sebanyak 25 orang, dan mendapatkan kuota 10 orang siswa. Jurusan IPA dengan total sebanyak 237 siswa, mendapatkan kuota sampai 95 orang siswa. Serta Jurusan IPS, mendapatkan kuota 27 orang siswa.

Sedangkan untuk SMAN 1 Kota Malang. Menurut Hakima sekolahnya mendapatkan kuota siswa yang bisa mengikuti atau eligible SNMPTN 2021 sebanyak 120 orang siswa, dari total keseluruhan 295 siswa. Rinciannya untuk Jurusan IPA mendapatkan kuota sejumlah 102 orang siswa, Jurusan IPS 10 orang siswa, dan Bahasa 8 orang siswa.

Disinggung masalah strategi mendatang untuk menyukseskan SNMPTN 2021, Humas SMAN 1 Kota Malang ini menyebutkan ada lima strategi yang akan dilakukan. Pertama pihaknya akan melakukan pembinaan secara intensif kepada siswa secara virtual. Kedua, mengajak peran orangtua untuk mendukung pemilihan jurusan bagi siswa. Agar bisa masuk jurusan sesuai dengan minat bakat masing-masing.

“Selanjutnya kami akan melakukan pemetaan secara keseluruhan setiap siswa untuk pemilihan jurusan dan universitas. Kemudian melakukan pengenalan kampus lewat alumni agar menambah wawasan tentang perguruan tinggi. Kelima mendorong siswa untuk mencari tambahan pembelajaran di luar sekolah, khususnya untuk bekal saat UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer)” tambahnyaTerakhir Hakima menjelaskan bahwa untuk saat ini pihaknya telah melakulah segala persiapan yang dibutuhkan. Walaupun belum sampai pada titik puncaknya.

Informasinya, LTMPT telah mengumumkan kuota sekolah dan siswa yang eligible mendaftar ke SNMPTN pada Senin (28/12/2020). Sekolah akreditasi A sebesar 40 persen, B sebanyak 25 persen, dan C hanya 5 persen.

Setelah keluar kuota siswa yang eligble ini, sekolah-sekolah masih mempersiapkan diri, seperti masih mendata siswa yang berminat untuk melanjutkan ku­liah. Baru setelah itu, langkahnya mendaftarkan ke PDSS (Pangkalan Data Sekolah Dan Siswa).

Dengan kuota yang sudah diberikan LTMPT, maka sekolah yang memeringkatkan siswa sesuai jurusan. Tahun ini, untuk melihat kuota sekolah, cukup masuk ke web LTMPT dan klik SNMPT. Nanti keluar data kuota sekolah.

Kemudian memilih provinsi dan kotanya. Jika klik data Kota Malang, seluruh SMA, SMK dan MA, SLB negeri dan swasta keluar data akreditasi, jumlah siswa per jurusan dan kuota siswa yang eligible per jurusan.

Dari data di LTMPT, sekolah di Kota Malang juga ada yang tidak terakreditasi, sehingga hanya keluar 5 persen kuotanya. Namun tidak ada jumlah siswanya. Tidak diketahui apakah sekolahnya masih aktif, namun tidak ada siswanya.

Dari data itu, sebagian besar sekolah berakreditasi A. Ada juga yang B dan C. Sedang rata-rata sekolah negeri berakreditasi A. Informasinya, pelaksana LTMPT akan mempermudah proses ke PDSS. Sekolah hanya mengisi data siswa yang eligible untuk SNMPTN di PDSS. Selanjutnya nanti siswa harus membuat akun LTMPT untuk mendaftar SNMPTN tahun depan.(was)

Loading...