Cagar Budaya Kostum Dara Puspita Jadi Kontroversi, Ini Respon TACB

0
259
Gelaran Talkshow Kontroversi Kostum Dara Puspita. (Foto: Ist/IP).

Malang, IP – Tahun 2021 lalu, TACB (Tim Ahli Cagar Budaya) Kota Malang menetapkan 47 cagar budaya yang terdiri dari benda, bangunan struktur dan situs. Dengan demikian, sejak tahun 2018 setidaknya Kota Malang sudah mempunyai 78 cagar budaya salah satunya Kostum Dara Puspita.

Kostum Dara Puspita sendiri di tetapkan sebagai benda cagar budaya oleh TACB Kota Malang sejak di umumkan tanggal 20 Mei 2022 oleh Walikota Malang. Namun penetapan ini ternyata menuai kontroversi.

Sebagian pihak menilai, Kostum Panggung Dara Puspita sudah cukup menjadi koleksi Museum Musik Indonesia (MMI), dan tidak perlu ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Mengingat, Kostum Panggung Dara Puspita sudah terlindungi secara hukum di MMI sesuai dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Museum.

Baca Juga : Arsitektur Laskap IPB Studi Banding Cagar Budaya di Polowijen

Hengki Herwanto Ketua MMI yang sekaligus sebagai TACB Kota Malang menuturkan, Kostum Dara Puspita sudah melalui beberapa tahapan kajian. Kajian itu mengacu pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. serta berlandaskan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Cagar Budaya.

Menurutnya, busana panggung yang dikenakan Dara Puspita merupakan salah satu bukti fisik autentik atas sejarah yang dibangun oleh Dara Puspita. Bukti autentik lainnya bisa berupa album rekaman, instrumen musik yang dipergunakan, berita-berita di media masa atau koleksi foto-foto. Busana Panggung dibuat di Belanda 1970. Dipakai untuk show di Eropa tahun 1970 sampai dengan 1971 yaitu di Belanda, Belgia, Prancis, dan Spanyol. Juga pentas terakhir di kota-kota di Indonesia tahun 1971 dan 1972.

Baca Juga : Lestarikan Budaya Lokal Melalui Lomba Permainan Tradisional

“Busana panggung yang dikenakan merupakan salah satu bukti fisik autentik atas sejarah yang dibangun oleh Dara Puspita,” terang Hengki. Musik Dara Puspita juga menginspirasi lahirnya grup wanita lain di luar negeri. Setidaknya tercatat ada dua grup yaitu Empat Lima dari Melbourne Australia dan Loui Loui dari Philadelphia, USA.

Hengki Herwanto menambahkan, Benda Cagar Budaya Kostum Dara Puspita ini didapatkan dari pemberian Titiek A Rachman salah satu personel pemain Band Dara Puspita. Busana ini diberikan pada tahun 2015 kepada perwakilan MMI. Bahan dari busana tersebut adalah kain linen dengan warna merah dan putih sebagai lambang dari Bendera Republik Indonesia.

Kostum Dara Puspita

Foto Kostum Dara Puspita.

Ukuran panjang adalah 136 cm, lebar 45 cm, dan tebal 5 cm. Saat ini busana tersebut disimpan di Museum Musik Indonesia, Jalan Nusa Kambangan Kota Malang. Dari aspek kesejarahan, keberadaan Dara Puspita telah mewarnai secara signifikan sejarah musik di Indonesia tahun 1964 sampai 1972 dan pengaruhnya dapat dirasakan sampai sekarang.

“Dara Puspita merupakan bentuk keberanian berekspresi di bawah tekanan rezim Orde Lama yang berusaha membendung budaya barat, karena dianggap tidak sesuai dengan kepribadian bangsa,” ujar Rakai Hino Sejarawan TACB Kota Malang. Dara Puspita telah berjuang membuka mata dunia bahwa Bangsa Indonesia juga sanggup bersaing di dunia Internasional di bidang musik pop.

Baca Juga : Tradisi Lisan Pentungan Sari dan Berek, Sumber Air Penyembuh Penyakit

“Ini juga menunjukkan bahwa wanita Indonesia juga memiliki kemampuan yang sama dengan pria, dara Puspita membangun kesetaraan gender di bidang musik,” ungkap Isa Wahyudi TACB Kota Malang yang akrab di panggil Ki Demang. Kostum yang memiliki dua warna yakni merah dan putih melambangkan jiwa nasionalisme yang sangat tinggi sekaligus patriotisme yang di tunjukkan oleh grup ini.

Lantaran grup ini memiliki popularitas internasional plus seluruh anggotanya adalah wanita.
“Didapati pula nilai pendidikan terkait perjuangan emansipasi wanita kala itu yang ditunjukkan dengan simbol pengenaan warna merah putih pada kostum mereka saat di show keliling negara Eropa,” imbuhnya