Tak Hanya Lokasi Membaca, Perpus Kini Perluas Fungsi dan Peran

0
415
Para pengunjung perpustakaan SMKN 4 Malang beraktivitas di dalam perpustakaan. (Foto: Vranola/IP).

Malang, IP – Kemajuan teknologi telah mengubah cara seseorang untuk mengakses sumber bacaan. Untuk membaca buku, saat ini tidak perlu lagi datang ke perpustakaan. Oleh karenanya, perpustakaan kini memperluas fungsi dan peran­nya agar tidak sekedar menjadi tempat membaca.

Kepala Perpustakaan SMKN 4 Malang, Mokhamad Rukhan mencoba memutar otak untuk mentransformasikan perpustakaan sebagai sarana pembelajaran. Pemanfaatan sumber bacaan dengan menggunakan teknologi informasi diharapkan membantu masyarakat SMKN 4 Malang menjawab rasa ingin tahunya.

“Peran perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang untuk berkembang dan menyalurkan hobi anak-anak,” ujarnya.

Kemajuan penggunaan internet mengubah seseorang dalam mencari sumber informasi. Saat ini, kunjungan fisik tidak lagi menjadi ukuran utama dari kinerja layanan perpustakaan.

Baca Juga :

Perpustakaan Loka Acitya Kauman Kejar Akreditasi Nasional

Pocadi, Pojok Bacaan di Taman Trunojoyo Kota Malang

Taman Baca Teras Literasi, Berliterasi Sambil Berkegiatan

Oleh sebab itu, transformasi dan inovasi layanan sangat dibutuhkan untuk merespons perubahan tersebut. Salah satunya dengan mengembangkan konten digital guna memperluas aksesibilitasnya. Sekolah yang terletak di Jl Tanimbar No 22, Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini melengkapi perpustakaannya dengan layanan multimedia, ruang pameran, dan kafe.
Selain itu, juga mengembangkan jejaring perpustakaan digital untuk mengoptimalkan potensi sumber bacaan.

“Perpustakaan isinya tidak hanya buku-buku saja, nanti bosan yang masuk,” ucapnya kepada Inspirasi Pendidikan.

Menciptakan E-Perpustakaan Penggerak Transfer Ilmu

Sekolah yang biasa disebut Grafika ini menciptakan aplikasi E-Perpustakaan yang nantinya da­pat jadi penggerak transfer pengetahuan untuk mendongkrak literasi siswa maupun guru.

Kepala perpustakaan tersebut menambahkan, E-perpustakaan hadir agar bisa diakses oleh seluruh warga Grafika dimana pun dan kapan pun tanpa perlu datang ke perpustakaan.
Sebab, era saat ini hadir beragam tantangan bagi perpustakaan mulai dari perawatan buku di kala pandemi hingga gerak informasi yang serba cepat. Baca konten lainnya di Tabloid Inspirasi Pendidikan