Pocadi, Pojok Bacaan di Taman Trunojoyo Kota Malang

0
Sudut Pojok Baca Digital Trunojoyo. (Foto: Tania/IP)

Malang, IP – Malang memiliki macam-macam taman kota yang tersebar di tiap wilayah. Taman-taman tersebut kerap kali dimanfaatkan masyarakat untuk bercengkerama, beristirahat, atau sekedar bermain dengan keluarga.

Baca Juga:

Dunia Kreasi Citraloka, Eksis Beri Edukasi dan Literasi Masyarakat

Upaya Rukhan Mengembangkan Literasi Masyarakat Lewat TBM Teras

Gerilya Literasi, Bangun Kemudahan Akses Bacaan

Siapa sangka di salah satu taman kota Malang, tepatnya di Taman Trunojoyo, terdapat sebuah pojok baca digital atau Pocadi.

Pocadi sebenarnya sudah didirikan sejak tahun 2021, namun karena terhenti pandemi, pojok baca digital ini baru aktif beroperasi lagi pada bulan Maret tahun 2022 lalu.

Sesuai namanya, pojok baca digital tercipta untuk memperkenalkan kepada masyarakat Malang, bahwa saat ini membaca sudah bisa melalui gawai dan buku bacaan tidak harus berbentuk cetak.

Di dalam bangunan yang sederhana tersebut, tetap memiliki beberapa koleksi buku fisik yang bisa dipinjam dan dibaca di tempat. Selebihnya, buku-buku tersebut bisa dibaca melalui komputer-komputer yang ada di pojok baca digital.

“Di sini memang fokusnya ke bacaan digital, tetapi buku fisik juga disediakan untuk bacaan-bacaan yang belum ada di aplikasi,” tutur Rio, Pengurus Pocadi Trunojoyo.

Hadir Sebagai Inovasi Baru dengan Koleksi Buku Digital

Pocadi Taman Trunojoyo. (Foto: Tania/IP)

Terasosiasi dengan perpustakaan nasional, dalam pengoperasiannya, aplikasi baca yang digunakan di Pocadi adalah aplikasi atau website resmi Ipusnas, menyimpan jutaan e-book yang bisa dibaca di pojok baca digital Trunojoyo.

Pojok baca digital hadir sebagai inovasi baru dan sebagai wadah membaca yang menyediakan koleksi buku digital atau e-book dan buku cetak yang berkualitas.

Berdirinya pojok baca digital ini dilatar belakangi oleh beberapa hal, salah satunya yaitu untuk memperkenalkan kepada masyarakat jika selama ini membaca dan mencari referensi tidak harus melalui buku yang berbentuk fisik.

Di zaman yang sudah semakin canggih ini, sudah tersedia layanan e-book, dan salah satunya adalah di website Ipusnas.

“Kalau di luar kan e-book berbayar, kalau di sini gratis,” terang Rio.

Kegiatan-kegiatan membaca, menulis dan mewarnai juga kerap dilakukan oleh pihak Pocadi. Pihaknya menjelaskan, saat ini kegiatan seperti itu masih difokuskan kepada anak-anak melalui permainan-permainan  Baca berita selengkapnya terkait “Inovasi dan Kunjungan Pocadi” di Tabloid Inspirasi Pendidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News