Kenaikan BBM Bikin Inflasi, Pemprov Jatim Gulirkan Zakat Produktif hingga Pasar Murah

0
151
Penyaluran zakat produktif Pemprov Jatim kepada penerima di Kantor UPT Bapenda Kota Malang.

Malang, IP – Dalam rangka pengendalian inflasi akibat kenaikan harga BBM, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melakukan berbagai upaya. Salah satunya menyerahkan bantuan zakat produktif, Jumat (23/9/2022).

Bertempat di Kantor UPT Bapenda Kota Malang, bantuan bagi pelaku usaha ultra mikro, asistensi sosial penyandang disabilitas, sopir angkutan kota, ojek online dan untuk pencegahan stunting itu serahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Para­wansa.

Khofifah menyampaikan, Malang dan Surabaya Raya menjadi daerah dengan dampak inflasi yang cukup tinggi. Maka dari itu terdapat tambahan bantuan berupa makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita.

Baca Juga :

Pandemi, Bisnis Buku Bekas Pasar Wilis Kembang Kempis

Gubernur Jatim Instruksikan Sekolah Punya Satgas Perlindungan Siswa

Ironi Penyaluran Minyak Goreng Murah

Ia juga menyampaikan bahwa penyandang disabilitas yang sebelumnya menerima Rp 300 ribu, kini menerima Rp 600 ribu dari Pemprov Jatim dan diserahkan dua kali. Kemudian, untuk sopir angkutan kota dan ojek online mendapat pembebasan pajak kendaraan.

Selain itu, subsidi juga pihaknya berikan kepada nelayan dan transportasi penyebera­ngan antar daerah atau pulai. Misalnya dari Surabaya ke Madura. Khofifah menuturkan, sejak pekan lalu pihaknya telah menggelar pasar murah atau operasi pasar di 25 pasar rakyat di Jawa Timur tiap hari Senin.

Harapannya agar dapat membantu ma­syarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga murah dan terjangkau. Melalui berbagai program perlindungan sosial tersebut, ia pun berharap daya beli masyarakat dapat terjaga dengan baik sehingga tidak memicu kemiskinan dan keresahan.

Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menilai bantuan tersebut sangat membantu dan dibutuhkan masyarakat usai terjadi adanya inflasi akibat penyesuaian harga BBM.

“Kami dari Pemkot Malang juga melakukan penguatan terhadap program ini, se­perti melalui gelaran pasar murah yang terus digulirkan,” pungkas Bung Edi.