“Jadi tidak harus bekerja di luar daerah, tapi juga bisa menggali potensi di lingkungan sekitar. Saya percaya, ketika tuhan menghidupkan saya di sini, berarti dicukupi kebutuhan saya untuk hidup di sini,” kata Om Gun.
Lebih lanjut, pria asal Kota Batu ini menjelaskan pemilihan nama “Kaliku” sebagai nama komunitas. Ternyata Kaliku merupakan singkatan dari Kelompok Aktivis Lingkungan Hidup dan Pelestarian Budaya.

Artinya, Kaliku tidak hanya melestarikan lingkungan di sungai atau kali. Tetapi termasuk juga dengan lingkungan masyarakat sekitar yang wajib untuk dijaga. Baik manusia itu sendiri maupun alamnya.
Dalam menjalankan upaya tersebut, Kaliku turut mengajak masyarakat sekitar, terutama generasi muda untuk berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan yang Kaliku laksanakan  Baca cerita Kaliku selengkapnya terkait Gerakan “Sungkanisasi” dan Inovasi Turbin Air di Tabloid Inspirasi Pendidikan Edisi 86
Total Kunjungan: 461














