Dengan Pembinaan Rutin, SMPN 2 Kota Batu Cetak Duta Kesehatan

0
Didampingi Dra Ida Misaroh MPd Kepala SMPN 2 Kota Batu, Satria (kanan) dan Widya (kiri) menunjukkan piala dan hadiah pemilihan Duta Kesehatan. (Foto: Ist/IP).

Batu, IP – Usai mengikuti ajang pemilihan Duta Kesehatan di Swida Festival 2023 yang diselenggarakan oleh SMK Wiyata Husada, dua siswa SMP Negeri 2 Kota Batu berhasil tampil menjadi juara 1.

Dua siswa yang dinobatkan sebagai Duta Kesehatan ini adalah Satria Abdi Dharma Parela dan Yosepin Widya Natalie Pakae, kini mereka duduk di bangku kelas VIII.

Baca Juga: 

MTs Nurul Huda Ngajum Bangun Kerja Sama dengan Studio Upin & Ipin

Siswi SDN Ngaglik 2 Batu Menang Lomba Mendongeng Provinsi

Latih Bela Diri Sejak Kelas I, Dua Siswa SDN Dadaprejo 2 Batu Dulang Prestasi

Jaga Keamanan Pangan, Sekolah Ini Punya B-Best hingga Detektif

Kepala SMPN 2 Kota Batu, Dra Ida Misaroh MPd menyampaikan terimakasih kepada siswa yang telah berhasil meraih prestasi tersebut. Keberhasilan di ajang ini pun, tidak lepas dari pelaksanaan ekstrakurikuler PMR (Palang Merah Remaja) yang ada di sekolah.

“Di sekolah kami ada ekstrakurikuler PMR, kemudian UKS (Unit Kesehatan Sekolah) juga sudah bagus, karena standarnya sudah sesuai dengan apa yang kami harapkan,” ucapnya, Senin (20/3/2022).

Lewat PMR yang rutin terlaksana setiap minggu bagi kelas VII dan VIII, pihaknya bisa menyeleksi para siswa untuk dijadikan perwakilan sekolah dalam ajang pemilihan Duta Kesehatan yang terlaksana di Lippo Plaza Kota Batu (Batos), Sabtu (18/3/2023).

Sebab dalam pemilihan duta kesehatan, perlu mempertimbangkan beberapa hal. Seperti kecakapan berkomunikasi, kemampuan berbicara, mental yang kuat, kesehatan yang terjaga, serta penampilan yang mumpuni. Dari kriteria utama ini, akhirnya terpilihlah Satria dan Widya sebagai perwakilan dari SMPN 2 Kota Batu.

“Bahkan dua-duanya kalau untuk pendidikan dari segi di kelas cukup bagus, kemampuan berbicara juga bagus, sehingga teman-teman tidak salah memilih mereka,” tutur Ida.

Ia mengaku, dalam ajang tersebut pihak sekolah berusaha menyiapkan siswa dengan maksimal. Selain pembinaan lewat ekstrakurikuler, sekolah juga menggandeng pihak lain dalam melakukan pembinaan-pembinaan di bidang kesehatan.

Tak berhenti pada hal pembinaan, dalam perlombaan sekolah juga turut memfasilitasi semua yang dibutuhkan oleh siswa. Mengingat, sebagai duta bukan berarti berhenti sampai tahap pemilihan. Namun akan ada tanggung jawab yang lebih besar guna Baca konten selengkapnya di Tabloid Inspirasi Pendidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News