Membangun Karakter Religius Siswa Melalui Halaqoh: Sinergi Pendidikan Ruhani di MTsN 5 Jember, Oleh: Enike Kusumawati, S. Pd.

0
Enike Kusumawati, S. Pd., Kepala Sekolah MTsN 5 Jember .

“Dan sesungguhnya Engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4)

Dalam dinamika kehidupan modern yang penuh godaan moral dan krisis keteladanan, pendidikan harus kembali kepada ruh utamanya: membentuk insan beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. MTsN 5 Jember merespons tantangan ini dengan meluncurkan program pembinaan karakter religius berbasis sistem halaqoh yakni model pembinaan spiritual dan akhlak yang mengakar dalam tradisi Islam dan diwariskan oleh Rasulullah saw. kepada para sahabatnya.

Baca Juga: 

 

Hubungan Regulasi Emosi dan Efikasi Diri Dengan Resiliensi Guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Kalipare, Oleh: Dian Tyas Nurqolila, S.Pd, S.S

 

Memaknai Semangat Berkompetisi dan Ambisi untuk Meraih Prestasi, Oleh: Ninik Sri Itami, S.Pd. M.Pd.

Program ini juga lahir dari keprihatinan dan kebutuhan nyata masyarakat. Banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka mendapatkan pendidikan agama dan pembinaan karakter yang mendalam sebagaimana di pesantren, namun tidak semua keluarga mampu atau siap secara ekonomi, psikologis, maupun logistik untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pesantren. Di sisi lain, MTsN 5 Jember sebagai madrasah formal negeri, saat ini belum memiliki kapasitas SDM dan sarana prasarana untuk menyelenggarakan sistem boarding school atau pesantren modern secara utuh.

Sebagai solusi, sistem halaqoh menjadi jembatan antara harapan masyarakat dan kemampuan lembaga, tanpa mengorbankan esensi pendidikan rohani. Dalam sistem ini, setiap guru berperan sebagai pendamping halaqoh yang membina 7–10 siswa secara personal dan intensif. Pembinaan ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi diperluas hingga ke rumah melalui kerja sama erat dengan wali murid.

Guru pendamping terhubung langsung dengan orang tua melalui grup WhatsApp, mencatat dan memantau amalan harian siswa seperti sholat fardhu, tilawah, dzikir, dan adab sosial. Komunikasi juga difasilitasi dengan buku penghubung dan buku mutaba’ah yaumiyah, yang menjadi media monitoring dan refleksi bersama. Sinergi ini membentuk ekosistem pembinaan yang tidak terputus antara madrasah dan rumah, antara guru dan orang tua.

Halaqoh bukan sekadar forum mentoring, tetapi majelis ilmu dan dzikir kecil yang menjadi tempat anak-anak dibimbing dengan cinta, dikuatkan secara ruhiyah, dan diarahkan kepada jalan yang diridhai Allah. Melalui pendekatan ini, MTsN 5 Jember berikhtiar melahirkan generasi muslim yang taat ibadah, santun dalam sikap, jujur dalam laku, dan kokoh dalam iman.

Dengan semangat mendidik dari hati dan membina dengan kasih, program halaqoh di MTsN 5 Jember hadir sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat akan pendidikan yang menyentuh akal, jiwa, dan akhlak. Semoga upaya kecil ini menjadi bagian dari jihad pendidikan untuk menyiapkan generasi rabani yang membawa rahmat bagi keluarga, umat dan bangsa. Sesuai dengan visi: Mewujudkan Generasi Berakhlakku Karimah, Mandiri Belajar dan Berwawasan Keilmuan.

Total Kunjungan: 279

Install Aplikasi Inspirasi Pendidikan di Ponselmu: Install Sekarang