Siswa SD Kr. Shining Star Belajar Matematika dengan Cara Menyenangkan

0
Belajar matematika jadi seru dan menyenangkan, siswa kelas II SD Kr. Shining Star saat praktik menimbang di toko terdekat. (Foto: Ist/IP)

Malang, IP – Pembelajaran Matematika siswa kelas II SD Kr. Shining Star Jl Kelud 14 Malang memang terasa spesial dan beda dari biasanya, pada Rabu (25/2/2026). Mereka diajak langsung praktik mengukur berat benda dengan pergi ke toko terdekat sekolah.

Baca Juga:

 

Melihat Ragam Perpustakaan Umum di Malang Raya

U-SBL 2026: Panggung Basket Pelajar Sambut Era Baru UBHINUS!

Sebelum kegiatan praktik dimulai, guru kelas II, Tc Andini Praka Siwi, S.Pd yang akrab disapa Tc Dini, terlebih dahulu menjelaskan materi di dalam kelas. Ia menerangkan bahwa berat benda dapat diukur menggunakan satuan baku.

Alat ukur baku untuk mengukur berat adalah timbangan. Berat benda dapat dinyatakan dalam satuan gram (g) atau kilogram (kg), dengan ketentuan 1 kilogram sama dengan 1.000 gram.

Setelah memahami teori, siswa diajak menimbang berbagai barang bawaan dari rumah, seperti buku paket pelajaran, buku catatan, bekal makanan, tumbler minum, snack, hingga alat tulis. Kegiatan ini dilakukan agar siswa tidak hanya melihat gambar di buku, tetapi benar-benar mengalami proses pengukuran secara nyata.

Di toko, siswa bergantian menimbang barang-barang tersebut menggunakan timbangan. Mereka mencatat hasil pengukuran dan membandingkan berat masing-masing benda. Terlihat wajah-wajah antusias saat jarum timbangan bergerak dan menunjukkan angka.

Kepala Sekolah SD Kr. Shining Star, Tc Wenny Lenawati, SE yang akrab dipanggil Tc Wenny, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami ingin pembelajaran di SD Kr. Shining Star selalu bermakna dan menyenangkan. Dengan praktik langsung seperti ini, anak-anak lebih mudah memahami konsep berat dan satuan baku karena mereka mengalami sendiri prosesnya,” ujar Tc Wenny.

Sementara itu, Tc Dini menjelaskan bahwa metode belajar kontekstual sangat membantu siswa di kelas rendah. Sebagaimana siswa kelas II yang masih berada pada tahap belajar konkret.

“Ketika mereka memegang, menimbang, dan melihat hasilnya sendiri, pemahaman mereka menjadi lebih kuat dibandingkan hanya melihat gambar di buku,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas II, Camelia Regina Rizki yang akrab dipanggil Amel, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih dia jadi tahu berat benda-benda yang ia bawa.

“Ternyata buku paket lebih berat dari snack saya. Belajarnya seru karena bisa langsung menimbang sendiri,” kata Amel dengan semangat.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami bahwa 1 kilogram sama dengan 1.000 gram, tetapi juga belajar mengukur berat benda secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Matematika pun terasa lebih hidup, aktif, dan menyenangkan. (was)

Total Kunjungan: 213

Install Aplikasi Inspirasi Pendidikan di Ponselmu: Install Sekarang