Kab Malang, IP – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Uqul Pakisaji sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) untuk golongan Siaga dan Perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) untuk golongan Penggalang.
Kegiatan kepramukaan ini menjadi agenda rutin akhir semester yang dirancang untuk membentuk karakter siswa melalui penempuhan Tanda Kecakapan Khusus (TKK).
Handri Susilowati, Ketua Pelaksana sekaligus guru MI Roudlotul Uqul, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema utama “Siaga Ceria dan Disiplin Setiap Saat” untuk golongan Siaga (kelas I-III) serta “Tangguh, Disiplin, Unggul” untuk golongan Penggalang (kelas IV-VI).
“Kegiatan disusun bersama oleh pembina dan dewan guru MI Roudlotul Uqul. Tujuannya melaksanakan agenda akhir semester yang sudah dirancang untuk membentuk karakter siswa golongan siaga dan penggalang dalam penempuhan TKK,” ujar Handri.
Kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi penempuhan TKK ibadah, TKK menabung, serta penguatan pemahaman siswa terhadap sejarah kepramukaan Indonesia dan dunia. Materi-materi tersebut dikemas dalam bentuk penjelajahan dengan pos-pos yang berbeda.
“TKK menabung akan diberikan setelah siswa konsisten menabung di sekolah selama tiga bulan. Penempuhan TKK tersebut diharapkan dapat membentuk karakter siswa dan penguatan nantinya lanjut ke Pramuka Garuda,” tambahnya.
Aspek pengamanan juga menjadi prioritas dalam kegiatan ini. Pengamanan kesehatan ditangani langsung oleh para guru, sementara pengamanan lingkungan melibatkan kerja sama dengan pihak pondok pesantren setempat, para santri pondok, RT setempat, serta seluruh dewan guru dan pembina pramuka.
Seluruh siswa kelas I hingga VI mengikuti kegiatan ini sesuai golongannya masing-masing. Golongan Siaga mengikuti Persari satu hari, sedangkan Penggalang melaksanakan Perkaju selama dua hari satu malam.
Dari sisi evaluasi, Handri menilai terdapat peningkatan signifikan pada siswa Penggalang, terutama dalam penguasaan materi sandi kotak, pionering, Morse, dan semapur selama semester ganjil.
Kreativitas dan kepercayaan diri siswa juga meningkat, terlihat dari penampilan pentas seni pada malam api unggun. Karena hujan deras, kegiatan malam api unggun dilaksanakan secara virtual dengan berbagai penampilan seperti drama dan nyanyian.
Sebagai penutup, siswa Penggalang melaksanakan bakti sosial membersihkan tiga mushola di sekitar madrasah.
Untuk tindak lanjut, golongan Siaga akan dimonitor dalam hal ketepatan salat dan konsistensi menabung selama tiga bulan ke depan. Sementara itu, golongan Penggalang akan terus dipantau perkembangan keterampilannya untuk persiapan pencapaian tingkat lebih tinggi dalam kepramukaan.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi wadah pembentukan karakter siswa MI Roudlotul Uqul yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia. (was)
Total Kunjungan: 699















