Penemuan dan Perkembangan Kertas di Dunia

0
Ilustrasi pembuatan kertas pertama di ambil dari Chinese Writing Museum, Anyang. (Sumber: Kompas.com).

Kertas menjadi salah satu penemuan penting dalam perkembangan peradaban manusia. Meski di era teknologi digital seperti sekarang, kertas masih memiliki fungsi yang terbilang cukup penting.

Sebut saja sebagai media untuk mencetak surat-surat berharga, buku, majalah, media menulis, uang sebagai alat penukaran, menggambar, setruk belanja, bahkan hanya sekadar sebagai pembungkus makanan.

Meski sepanjang hidupnya manusia amat sering bersentuhan dengan kertas, namun tak banyak orang paham akan cikal bakal penemuan benda tipis yang legendaris ini.

Baca Juga :

Sejarah Singkat Penemuan Huruf Alfabet

Roehana Koeddoes, Wartawan Wanita Pertama Indonesia Pejuang Emansipasi

Awal Tercetusnya Hari Hutan Internasional

Mengutip artikel Reiza D Diena­putra berjudul “Sejarah Kertas di Indonesia”, awal kemunculan kertas erat dengan kegiatan tulis menulis. Meski manusia sudah mengenal kegiatan tulis menulis itu sendiri sejak lama, bahkan ribuan tahun sebelum Masehi dan sebelum kertas itu ditemukan.

Sebelum kertas ditemukan, manusia sudah menulis di media-media lain. Sebut saja batu, tulang, lempengan tanah liat, sutra, logam, kulit hewan, bambu, dan lembaran-lembaran daun hingga kulit pohon.

Masih Inspirasi Pendidikan kutip dari artikel yang sama, awal mula penemuan kertas sebagai media menulis dimulai oleh bangsa Mesir.

Diperkirakan bangsa Mesir menciptakan kertas dari sejenis tanaman, cyperus papyrus. Tapi dalam perkembangannya, karena berbagai sebab produk kertas dari Mesir ini mulai ditinggalkan dan hilang dari peredarannya.

Baru pada tahun 105 Masehi, China memunculkan produk kertas baru. Berdasarkan sejarah, tokoh yang mengenalkan kertas pertama kali di China adalah T’sai Lun. Seorang pegawai pada pengadilan Kera­jaan Cina di masa pemerintahan Kaisar Ho Ti.

T’sai Lun memproduksi kertas dari bahan dasar pohon murbei. Dikutip dari detik.com, ia membuat kertas dengan mencampur kulit pohon, rami, jaring ikan, dan kain. Usai jadi, media menulis temuannya ini segera dia laporkan kepada Kaisar Tiongkok, Ho Ti.

Tidak membutuhkan waktu lama, kertas hasil dari penemuannya ini segera menggantikan fungsi media tulis lain yang sebelumnya digunakan di negeri tersebut. Yakni seperti bambu dan kain sutera.

Kemudian pada awal abad ke-7, terjadi alih teknologi pembuatan kertas. Jepang menjadi negara pertama yang menerima alih teknologi pembuatan kertas. Selanjutnya abad ke-9 disusul oleh negara-negara Asia lain, seperti Korea, Nepal, dan India  Baca konten selengkapnya di Tabloid Inspirasi Pendidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News